Bila Direksi Kurang Berminat Pada Good Corporate Governance

Status: Published . 2010-01-20 @ 07:17:14 by djajendra

“Anda Tidak Mungkin Memaksakan Penerapan Good Corporate Governance Jika Para Direksi Anda Tidak Bersepakat Untuk Itu.” – Djajendra

Andhang Satria Bertanya?

Saya sekarang sedang menjalankan perusahaan yang bergabung di sebuah group company. Permasalahan saya adalah management group yang saya naungi sekarang menganut system management retail. Sedangkan saya lebih mengarah ke corporate governance perlahan namun pasti, saya mulai menerapkan system saya ke company ini. Tetapi banyak sekali kendala yang harus saya hadapi.
1. SDM yang belum siap (termasuk para direksi)
2. Pola pikir masih ke arah retail.
Para direksi tidak pernah berfikir untuk investasi jangka panjang mereka hanya berfikir bagaimana langkah berikutnya itu saja setelah permasalahan datang.
Pertanyaan: bagaimana saya harus bersikap pada perilaku para direksi yang menganut system retail tersebut?
Terkadang saya capek sendiri dengan gagasan yang saya sampaikan terkadang tidak cocok. Pada prinsipnya mereka setuju system coporate.Tapi mereka tidak mau mengerti proses untuk menjadi korporat. Mohon jawabanya terima kasih, Andhang Satria.

Djajendra Menjawab!

Dear Andhang Satria,

Sikap Anda untuk mengarahkan perusahaan Anda ke corporate governance adalah perbuatan yang sangat terpuji. Artinya, Anda begitu peduli untuk mengelola perusahaan Anda secara profesional dengan prinsip-prinsip good corporate governance. Seharusnyalah para direksi berterima kasih dan mendukung Anda untuk hal ini. Persoalannya, mereka tidak mendukung Anda. Percayalah bahwa para direksi tersebut bukannya tidak memahami maksud Anda, tapi mereka sangat pintar untuk mengikuti saran Anda. Para direksi Anda tersebut telah memiliki mind set yang sangat mengakar untuk membimbing bisnis, investasi, dan keuangan kelompok mereka melalui intuisi dan cara-cara unik mereka yang hebat. Hal ini sangat lumrah terjadi dalam praktik bisnis, setiap pendiri perusahaan selalu memiliki resep unik dalam pengelolahan perusahaan. Jadi, tidak selalu hal-hal normatif, teori, atau konsep produk akademik mau mereka terima untuk bisnis mereka.
Selama para stakeholder tidak menginginkan praktik corporate governance yang penuh etika dan integritas, maka semua kerja keras Anda hanya akan menjadi sia-sia.
Untuk mempersiapkan sdm yang bekerja dengan budaya good corporate governance tidaklah sulit, asal pimpinan tertinggi perusahaan mau membuat kebijakan untuk itu. Lalu, mau melatih dan mempersiapkan sdm nya untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good corporate governance.
Sikap Anda yang terbaik adalah memulai pelaksanaan good corporate governance dari diri Anda, dari unit kerja yang Anda pimpin, dari para staf langsung Anda. Buktikan kepada para direksi melalui cara kerja Anda bahwa corporate governance itu mampu membuat perusahaan lebih sukses.
Jangan paksa para direksi untuk menerima sesuatu hal yang tidak mereka sukai. Bila mereka merasa terganggu dengan kehadiran Anda, mereka akan mencari-cari alasan untuk menyingkirkan Anda dari perusahaan mereka. Sekian dan terima kasih. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Advertisements

Hanya Perasaan Dan Pikiran Positif Yang Boleh Menemani Anda

Status: Published . 2010-01-22 @ 06:50:29 by djajendra

“Jangan Sekali-Kali Mencari Seribu Satu Alasan Untuk Membiarkan Diri Anda Hidup Bersama Perasaan Dan Pikiran Negatif.” – Djajendra

Dear Pak Djajendra,

Ketika merasa gagal dan sulit bangkit dari ketertinggalan untuk mengejar sukses yang diinginkan. Ketika sudah berupaya berbagai cara, tapi masih juga sulit memahami kehidupan ini. Apa yang harus dilakukan? mohon pencerahannya! Sonia JCT, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Sonia JCT,

Ketika Anda merasa gagal dan sulit bangkit, berhentilah dari rutinitas persoalan kehidupan untuk sementara waktu, lalu masuki ruang perenungan, dan konsentrasikan diri Anda kepada kehidupan di hari ini. Fokuskan perasaan dan pikiran Anda kepada semua hal-hal yang menguntungkan dan menyenangkan hidup Anda. Hanya hal-hal terbaik saja yang boleh Anda ingat di dalam ruang perenungan Anda. Hanya hal-hal yang membahagiakan diri Anda saja yang boleh Anda rasakan di ruang perenungan Anda. Hanya perasaan menang dan perasaan syukur atas segala kebaikan Tuhan kepada Anda yang boleh Anda pikirkan di ruang perenungan Anda. Hanya perasaan baik dan pikiran positif yang boleh menemani Anda di ruang perenungan.
Ingat! Jangan pernah melihat persoalan dan kesulitan di ruang perenungan, tapi lihatlah segala kebaikan yang diberikan kehidupan kepada Anda. Jangan sekali-kali mencari seribu satu alasan untuk membiarkan diri Anda hidup bersama perasaan dan pikiran negatif.
Selanjutnya, pahamilah bahwa kehidupan ini adalah sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan buat Anda. Lalu, jadikan diri Anda sebagai sang perubahan yang selalu mau melakukan perubahan-perubahan secara kreatif untuk kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera.
Lihatlah disekeliling Anda, lihatlah perilaku orang-orang sukses, dan jadikan diri Anda sebagai pribadi optimis yang selalu berjuang bersama kerja keras untuk mewujudkan semua harapan dan mimpi-mimpi hidup Anda.
Jika ada persoalan dalam hidup Anda, temukan cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, jadilah pribadi yang selalu melihat semua hal dari pikiran positif dan perasaan syukur, atas segala kebaikan yang Anda terima dari kehidupan yang luar biasa ini. Sekian dan terima kasih, have a great day!

Pensiun Dini Dan Menjadi Pengusaha

Status: Published. 2010-01-25 @ 05:56:01 by djajendra

“Jadilah Seorang Investor, Jangan Berspekulasi, Tapi Lakukan Investasi.” – Djajendra


Yth Bapak Djajendra,

Perkenalkan nama saya Tri Dini Suwarna , usia 46 tahun, baru saja mengambil pensiun dini dari tempat kerja saya. Saya mempertimbangkan untuk membuka sebuah usaha kecil di bidang industry makanan. Mohon pencerahan dari bapak, apa langkah awal yang harus saya lakukan, dan bagaimana mengembangkan bisnis kecil saya tersebut? Terima kasih, Tri Dini Suwarna

Djajendra Menjawab!

Dear Tri Dini Suwarna,

Memulai sebuah usaha haruslah dimulai dari sebuah visi yang diperjelas melalui misi, strategi, dan nilai-nilai perjuangan untuk menjadikan usaha Anda membesar.

Sebagai pemilik usaha baru, Anda harus pintar mengalokasikan modal usaha Anda untuk aset dan pengeluaran yang rendah risiko, serta berhitung secara tepat untuk mengembangkan bisnis Anda buat masa depan. Lalu, jadilah seorang investor, jangan berspekulasi, tapi lakukan investasi. Lakukan pengeluaran awal Anda untuk mendapatkan investasi yang menguntungkan.

Berikut ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk merawat dan mengembangkan usaha Anda:

1. Tentukan investasi awal yang seminimum mungkin untuk menjalankan usaha Anda.

2. Proyeksikan arus kas atau cash flow yang terbaik buat memperlancar bisnis Anda.

3. Tentukan besaran keuntungan yang realistis dari hasil investasi awal Anda.

4. Selalu tekun untuk menggarap pasar-pasar baru buat meningkatkan omset penjualan.

5. Selalu kreatif untuk menciptakan nilai bisnis dengan manfaat masa depan yang melebihi investasi awal Anda.

6. Selalu bekerja dengan manajemen risiko yang terkalkulasi secara bijak dan cerdas.

7. Menjadi seorang pebisnis yang tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai krisis apa pun.

Sekian dan terima kasih, semoga usaha Anda lancar dan menjadi raksasa yang kuat. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Klien Banyak, Usaha Lancar, Uang Mengalir, Tapi Keuntungan Tidak Terlihat!

Status: Published. 2010-01-28 @ 11:43:58 by djajendra

“Reaksi Dari Manajemen Yang Lemah Terhadap Operasi Yang Lemah Sering Kali Adalah Akunting Yang Lemah.” –Warren Buffett


Pertanyaan?

Bisa minta saran untuk pengaturan keuangan perusahaan, bentuk usaha kita advertising. Selama ini uang hanya mengalir begitu saja, padahal kita banyak klien,tapi keuntungan tidak terlihat. Tolong masukannya! – Lukmanul Hakim

Djajendra Menjawab!

Apa yang Anda ceritakan di atas menunjukkan bahwa Anda menjalankan usaha dengan cara yang tidak efektif. Kenapa saya bilang tidak efektif? Karena, jelas sekali Anda sukses bersama usaha Anda. Hal ini terlihat dari klien Anda yang banyak, dan uang juga mengalir ke bisnis Anda. Persoalannya, Anda merasa uang mengalir begitu saja, keuntungannya tidak terlihat. Artinya, ada persoalan di efektivitas dan efisiensi usaha. Coba Anda evaluasi kembali model bisnis Anda dan biaya- biaya yang Anda keluarkan selama ini. Termasuk, hitung kembali harga pokok produk atau jasa Anda secara benar. Sebab, mungkin saja ada hal-hal yang bila Anda perbaiki di model bisnis, biaya, dan harga pokok, akan membantu usaha Anda untuk memperlihatkan keuntungannya.

Berikut beberapa tips untuk bisnis Anda:

1. Beri pencerahan untuk tim Anda agar mampu mengelola waktu seefektif mungkin, dan fokus untuk mencari keuntungan.

2. Kelola cash flow seefektif mungkin. Jangan boros dalam pengeluaran, prioritaskan pada pengeluaran yang penting.

3. Pastikan semua orang berkontribusi secara efektif dalam pekerjaan.

4. Bekerjalah untuk menjadi besar. Untuk itu, miliki visi dan strategi yang jelas untuk membesarkan usaha Anda. Sisihkan sebagian dari keuntungan untuk tujuan membesarkan usaha Anda.

5. Pastikan Anda menyusun prioritas bisnis Anda dengan tepat dan mencari nilai tambah bisnis. Ingat! Bisnis berarti mencari nilai tambah untuk memperbesar usaha dan pangsa pasar.

6. Bangunlah budaya kerja yang terbiasa untuk melakukan penghematan di semua aspek kerja.

Sekian dan terima kasih.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com