MENYIA-NYIAKAN WAKTU DENGAN MENGANGGUR

MENYIA-NYIAKAN WAKTU DENGAN MENGANGGUR

Pertanyaan

Apa akibatnya bila sering menyia-nyiakan waktu dengan menganggur?

Djajendra Menjawab

Bila seseorang telah memiliki VISI hidup yang jelas dan pasti, maka dia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktunya untuk tidak melakukan apa-apa atau menganggur.

Biasanya, orang yang sering menyia-nyiakan waktu dengan mengganggur adalah orang yang belum menemukan gairah hidupnya, orang yang belum menemukan kepastian atas motivasi hidupnya.

Akibat dari sering menyia-nyiakan waktu dengan menganggur akan membuat orang tersebut berpotensi kehilangan motivasi, gairah, keyakinan, harapan, kepercayaan diri, dan mental sukses; yang dampaknya akan mempersulit orang tersebut untuk mempersiapkan diri menuju sukses.

Djajendra

Advertisements

MENGHINDARI BELENGGU MASA LALU

Pertanyaan

Bagaimana cara menghindari belenggu masa lalu, karena masa laluku membuat diriku sulit menjawab tantangan hari ini dan masa depan?

Djajendra Menjawab

Masa lalu adalah keadaan yang sudah terkubur bersama realitas kehidupan di saat itu. Dan sekarang Anda hidup untuk realitas hari ini, oleh karena itu, lakukan perubahan dan siapkan diri Anda untuk menjawab kebutuhan hidup Anda di hari ini dan hari esok.

Bila Anda masih terus hidup di masa lalu, maka hari ini dan hari esok akan menjadi hari-hari yang penuh kepalsuan. Sebab, Anda masih hidup untuk sesuatu yang telah lewat, padahal Anda harus menjawab tantangan kehidupan untuk hari ini dan masa depan Anda.

Cara melupakan masa lalu adalah dengan menyibukkan diri terhadap pekerjaan dan tanggung jawab kehidupan sehari-hari. Ciptakan rutinitas dan aktifitas yang membuat diri Anda seolah-olah sangat sibuk dengan pekerjaan yang produktif, serta jangan pernah memberikan waktu dan ruang untuk masa lalu, yang menyebabkan kepribadian dan daya tahan mental Anda melemah.

Masa lalu telah berlalu, dan sangatlah tidak cerdasnya diri kita bila mau membiarkan diri ini dijebak oleh masa lalu. Apalagi, bila masa lalu itu tidak membawa manfaat positif, malah menjadi beban mental yang memundurkan kemajuan diri dan daya tahan diri. Lupakan masa lalu dan fokuskan semua energi dan potensi diri untuk kehidupan hari ini dan hari esok yang lebih luar biasa.

DJAJENDRA

SUDAH TIDAK KUAT MENGHADAPI KEGAGALAN

Pertanyaan

Saya sudah tidak kuat menghadapi kegagalan dan kegagalan lagi, apa yang harus saya lakukan?

Djajendra Menjawab

Tersenyumlah pada kegagalanmu, dan ampuni dirimu karena telah gagal, lakukan semua itu tanpa meneteskan air mata. Lalu, siapkan dirimu secara sempurna untuk menang, dan untuk tidak gagal lagi.

Jangan pernah mengasihani diri sendiri karena kegagalan, nanti Anda kehilangan kekuatan untuk bangkit kembali dari kegagalan.

Jadikan kegagalan sebagai pelajaran penting untuk bangkit kembali ke jalur kehidupan yang lebih sukses. Jangan biarkan kehidupan pribadi Anda terganggu oleh perasaan gagal.

Apapun pergeseran yang terjadi dalam kehidupan Anda, lepaskan semua gangguan dari perasaan gagal, dan bangkitkan diri Anda dengan standar sukses yang baru.

Berpikirlah sebagai seorang manusia yang luar biasa ikhlas untuk menerima kegagalan, dan miliki kepercayaan diri yang mendalam untuk memahami kegagalan, serta menjadikannya sebagai awal untuk memperbesar kapasitas diri buat meraih sukses yang lebih besar dari sebelumnya.

Ketika pikiran dan perasaan masih terganggu oleh energi kegagalan, maka berdamailah dengan kegagalan, lalu bergeraklah menjauhi kegagalan. Dan, jangan pernah menyembunyikan rasa bersalah atau marah pada kegagalan.

Bebaskan pikiran dan perasaan dari energi gagal, lakukan sebuah revolusi pikiran, dan maafkan diri sendiri karena telah menjadi tidak sempurna oleh kegagalan yang tidak diinginkan.

Pastikan Anda tidak mengorbankan kesenangan dan sukacita Anda hanya oleh kegagalan Anda. Sadarkan diri Anda untuk tidak meremehkan dan menyakiti diri sendiri secara berlebihan hanya oleh kegagalan Anda.

Gagal dan sukses adalah hal biasa dalam perjalanan menuju visi yang diimpikan. Jadi, jangan buat diri Anda terhenti menuju visi yang Anda impikan, hanya oleh kegagalan yang Anda rasakan saat ini.

DJAJENDRA

JANGAN JATUH DALAM CINTA

“Jatuh Cinta Adalah Milik Perasaan Dan Bukan Milik Logika Atau Akal Sehat.” – Djajendra

Pertanyaan

“Pak, saya telah jatuh cinta kepada pria beristeri, dan saya tidak ikhlas melepaskannya. Apa yang harus saya lakukan?”

Djajendra Menjawab

Anda berhak memiliki cinta dari mana saja atau dari siapa saja, tapi Anda harus berhati-hati kalau membiarkan perasaan Anda ingin memiliki cinta milik orang lain.

Saran saya, Anda harus memutuskannya sendiri  tentang cinta Anda kepada pria beristeri setelah memahami lima langkah berikut:

Langkah pertama, Anda harus memiliki empati untuk memahami perasaan kecewa dari isteri orang yang Anda cintai itu.

Langkah kedua, coba miliki kesadaran diri untuk memahami emosi sakit hati yang mungkin mengguncang rumah tangga dari orang yang Anda cintai.

Langkah ketiga, Anda harus mampu meningkatkan kepekaan hati nurani Anda terhadap perasaan orang lain.

Langkah keempat, Anda harus belajar menghormati keutuhan dan keharmonisan rumah tangga orang lain.

Langkah kelima, jangan biarkan diri Anda terjatuh ke dalam jurang cinta, yang tidak membahagiakan, dan yang tidak membawa kedamaian untuk masa depan Anda.

Selanjutnya, masalah cinta dan jatuh cinta adalah urusan yang sangat pribadi. Sebab, jatuh cinta adalah milik perasaan dan bukan milik logika atau akal sehat. Soal perasaan yang paling mengerti dan memahami adalah yang punya perasaan itu. Oleh karena itu, hanya Anda yang bisa memutuskan sikap dari perasaan Anda itu. Tapi, jangan biarkan perasaan Anda bergerak bebas dan liar tanpa dilindungi oleh logika, etika, akal sehat, sikap baik, emosi yang cerdas, dan  moral yang bijak.

DJAJENDRA

BAGAIMANA CARANYA AGAR AKU BISA MEMAHAMI SIAPA AKU?

PERTANYAAN?

Bagaimana caranya agar aku bisa memahami siapa aku? Apa sebenarnya tujuan hidupku? Apa keinginanku? Aku seperti berjalan dalam dua kehidupan. Aku tahu apa yang aku lakukan salah. Dan sebenarnya, aku tahu dimana letak kebenaran itu,tapi mengapa kakiku sulit untuk melangkah ke arah kebaikan? Kenapa aku tak bisa mengendalikan diriku? Apakah ini yang dinamakan nafsu? Menumbuhkan keberanian untuk menuju dan melakukan kebaikan itu sangat sulit? Mohon pencerahannya!

“Dalam Dirimu Terhimpun Nilai-Nilai Kehidupan Yang Tersimpan Rapi Di Pikiran Bawah Sadarmu. Bila Kau Menginginkan Nilai-Nilai Baru Untuk Mewujudkan Perubahan, Seperti Yang Kau Inginkan; Kau Harus Mulai Menanam Nilai-Nilai Baru Itu Dengan Sabar, Dan Merawatnya Dengan Cinta.” – Djajendra

DJAJENDRA MENJAWAB

Ketika Anda sudah tahu apa yang Anda lakukan salah, dan mengetahui letak kebenaran yang Anda cari. Anda sesungguhnya telah mulai memasuki kesadaran diri Anda.

Sekarang, persoalan Anda adalah sulit melangkahkan diri Anda ke arah kebaikan yang Anda inginkan.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Padahal, Anda telah memiliki kesadaran dan mengerti letak kebenaran yang Anda cari itu.

Persoalan Anda ada pada pikiran bawah sadar Anda. Dalam diri Anda ada nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda hari ini menjadi sulit mengendalikan diri; sulit memahami diri sendiri; sulit memiliki tujuan hidup; serta membuat Anda harus berjalan dalam dua arah yang membingungkan diri Anda.

Kenapa semua ini bisa terjadi?

Anda harus ingat bahwa sejak Anda masih balita, Anda telah menerima sistem keyakinan hidup melalui nilai-nilai kehidupan dari orang tua, keluarga, lingkungan sosial, agama, budaya, etika, hukum, adat, teman, sekolah, dan lain sebagainya.

Sistem keyakinan hidup Anda telah terekam di dalam pikiran bawah sadar Anda, dan akan menjadi abadi di sepanjang kehidupan Anda. Dan, tidak mungkin bisa dihapus.

Kenapa sekarang ini Anda seperti menjadi bingung dan mencoba mencari jati diri Anda yang baru?

Jawabannya, Anda sekarang ini mungkin sedang memasuki kesadaran untuk mempelajari nilai-nilai kehidupan yang baru melalui berbagai sumber ilmu pengetahuan, yang mungkin di masa lalu tidak terekam di dalam pikiran bawah sadar Anda.

Oleh karena itu, saat Anda mencoba melakukan perubahan terhadap jati diri Anda; Anda mendapatkan perlawanan dari nilai-nilai kehidupan lama yang sudah sangat kuat menguasai fondasi pikiran bawah sadar Anda.

Lantas, apa yang harus Anda lakukan, agar Anda bisa menumbuhkan keberanian di dalam diri Anda untuk menuju dan melakukan kebaikan seperti yang Anda inginkan.

Satu-satunya cara adalah dengan merubah pikiran bawah sadar Anda melalui penginternalisasian nilai-nilai kehidupan baru yang Anda inginkan.

Untuk itu, Anda harus secara sadar melalui manajemen diri sendiri yang tangguh, memilih nilai-nilai kehidupan yang Anda inginkan. Lalu, setiap hari berkomitmen untuk melayani hari-hari Anda melalui nilai-nilai yang Anda inginkan tersebut.

Anda harus ingat, bahwa hal ini tidak mudah, dan memerlukan disiplin dan pengorbanan yang sangat luar biasa, agar Anda bisa hidup sesuai keinginan Anda.

Selamat mencoba.

DJAJENDRA

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Apakah sebenarnya CINTA SEJATI itu ada ?

Pertanyaan

Apakah sebenarnya CINTA SEJATI itu ada ?

Djajendra Menjawab

Cinta sejati itu ada kalau Anda memilikinya. Tapi, kalau Anda tidak memilikinya, cinta sejati itu tidak akan pernah ada bersama Anda.

Cinta sejati diawali dengan mencintai diri sendiri, mencintai kehidupan, mencintai keindahan, dan menghargai perbedaan melalui cinta yang tulus.

Cinta sejati akan Anda miliki saat diri Anda mampu dan mau untuk memberi lebih dari yang Anda ambil; Anda ikhlas mencintai tanpa pamrih terhadap yang Anda cintai; Anda berjiwa besar dan berwawasan untuk berkomunikasi melalui empati Anda; Anda tulus menghormati ketidaksempurnaan yang dihasilkan oleh yang Anda cintai.

Cinta sejati adalah pilihan untuk mencintai ketidaksempurnaan, tanpa memaksanya untuk menjadi sempurna.

Cinta sejati  tidak akan pernah dimiliki oleh orang-orang yang mencari keberuntungan dari satu sama lain, tapi hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang merasa bahagia memberikan cintanya untuk kebahagiaan orang lain.

Cinta sejati tidak akan pernah dihasilkan dari sistem keyakinan yang memiliki kepentingan untuk mendapatkan kehormatan.

Cinta sejati hanyalah sang pemberi yang tak pernah berharap balasan apa pun dari siapa pun.

Cinta sejati itu sebenarnya ada, dan selalu akan tumbuh berkembang di jiwa orang-orang yang mau merawatnya.

DJAJENDRA

Jati Diri

Pertanyaan

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Jati Diri?

Djajendra Menjawab

Jati Diri adalah kata lain dari karakter diri. Jati diri terbentuk dari nilai-nilai, prinsip-prinsip, norma-norma, persepsi, keyakinan, logika berpikir; baik yang berasal dari kemauan diri sendiri, pengaruh dari berbagai kekuatan sumber pengetahuan hidup, serta dari kekuatan sosial lingkungan hidup kita. Kesemuanya itu akan melebur ke dalam diri menjadi jati diri atau karakter diri yang akan terlihat berwujud melalui sifat, perilaku, kebiasaan, dan penampilan diri.

 

JANGAN MENOLEH KEBELAKANG UNTUK MENATAP KECEWAMU

Saat dirimu berada di tengah kekecewaan, fokuskan semua perhatianmu kepada kekuatan hidup yang bisa membuatmu menjadi lebih ikhlas untuk menerimanya.

Siapkan mental sadarmu untuk mengeluarkan dirimu dari perangkap rasa kecewa. Dan, biarkan rasa kecewamu terhapuskan oleh kekuatan keyakinan dirimu untuk menjadi ikhlas dalam perasaan syukur.

Jangan berikan  ruang dan waktu untuk perasaan kecewamu terus bermain dalam ingatanmu. Nanti, dirimu akan letih dalam krisis kebahagiaan.

Bangunlah kekuatan dalam dirimu untuk menjadi magnet penarik kelimpahan kehidupan dangan menyingkirkan dirimu dari kekurangan.

Perkuat energi keyakinan dirimu untuk menyatukan jiwa dan ragamu ke dalam perasaan syukur dan beruntung. Lalu, tinggalkan semua energi kecewa, dan jangan pernah menoleh kebelakang untuk menatap kecewamu.

DJAJENDRA