Membuat Bisnis Tumbuh Semakin Cepat

”Bisnis Yang Unggul Muncul Dari Pengetahuan Bahwa Penjualan Dan Profit Harus Selalu Dihasilkan Dengan Maksimal.” – Djajendra

Pertanyaan?

Yth Bapak Djajendra,

Bagaimana cara kita menciptakan dan mempertahankan pertumbuhan bisnis kita? Hal-hal apa saja yang diperlukan untuk membuat bisnis tumbuh semakin cepat? Mohon pencerahaannya, terima kasih, Aldi Hansen, Pontianak – Kalimantan Barat.

Djajendra Menjawab!

Dear Aldi Hansen

Cara menciptakan dan mempertahankan pertumbuhan bisnis yang baik, sangat tergantung kepada kemampuan Anda untuk menerapkan startegi bisnis, yang mampu menjawab semua kebutuhan pasar melalui tindakan operasional sehari-hari yang efektif.

Fokuskan bisnis Anda untuk memperkuat pelayanan kepada segment customer andalan Anda, lalu siapkan inovasi-inovasi baru yang kreatif untuk mengantisipasi strategi kompetitor Anda.

Jangan asyik bermain sendiri, sekali-kali Anda perlu mengintip kekuatan dan strategi para pesaing Anda.

hal-hal yang Anda butuhkan untuk membuat bisnis tumbuh semakin cepat.

  1. Fokuskan semua kekuatan perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan dan mendapatkan profit.
  2. Pertumbuhan yang sangat cepat selalu membutuhkan tambahan modal, strategi, dan inovasi yang tepat sasaran.
  3. Perhatikan gerakan, taktik, dan strategi para pesaing Anda dipasar. Jangan berdiam diri saat produk dan jasa pesaing Anda menjadi lebih diterima pasar daripada produk Anda.
  4. Ciptakan struktur organisasi dan gaya manajemen yang fleksible untuk mendukung operasional bisnis sehari-hari.
  5. Secara rutin lakukan perbaikan pada semua jalur distribusi bisnis Anda.
  6. Pastikan setiap orang diperusahaan bekerja dengan semangat dan motivasi yang tinggi.

Sekian dulu Aldi Hansen. Have a nice day!

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Persiapan Perusahaan Lokal Dalam Menghadapi Globalisasi Bisnis

“Di Masa-Masa Yang Akan Datang Perilaku Bisnis Yang Sukses Itu Adalah Perilaku Asli Yang Tumbuh Dari Kekuatan Internal Perusahaan.” – Djajendra

Pertanyaan?

Apa yang harus disiapkan oleh perusahaan-perusahaan lokal untuk menghadapi kompetisi bisnis dengan perusahaan-perusahaan dari luar negeri? Apakah kita pemain lokal harus menyamakan persepsi, standard, dan mind set berbisnis dengan perusahaan-perusahaan dari luar negeri tersebut? Mohon tips dan sarannya. Terima kasih, Pangestu – Kebayoran Jakarta

Djajendra Menjawab!

Perlu dipahami bahwa dalam proses globalisasi, negara – negara besar telah memaksakan konsep-konsep etika bisnis dan standard bisnis bertaraf internasional ke negara-negara tujuan globalisasi. Produk seperti ISO, GCG, dan lain sebagainya merupakan alat untuk menyamakan persepsi, standard, dan mind set berbisnis kita dengan perusahaan-perusahaan luar negeri. Jadi, bahasa bisnis kita telah menjadi satu bahasa dengan bangsa-bangsa lain secara internasional.

Tentang apa yang harus disiapkan oleh perusahaan-perusahaan lokal. Jawaban saya, perusahaan-perusahaan lokal harus memiliki jati diri yang kuat, jati diri yang asli Indonesia, sehingga memiliki nilai lebih dalam berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan luar negeri. Untuk membangun jati diri perusahaan bisa dimulai dari sisi emosi, sikap, motivasi, dan perilaku kerja yang lebih fokus kepada kreatifitas, kemanusiaan, kebersamaan, kualitas, dan nilai tambah.

Tantangannya, sekarang ini dunia bisnis lokal terkesan terlalu terpesona dengan perilaku dunia bisnis dari luar negeri. Artinya, perusahaan-perusahaan lokal tidak berpikir untuk memperkaya kekuatan internal dan bisnis perusahaan dengan budaya, emosi, motivasi, dan perilaku yang sesuai dengan akar budaya lokal.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsep, teori, pemikiran, dan wacana dari luar negeri selalu dianggap lebih baik dari pada mengeksplorasi kekayaan budaya dan kearifan yang dimiliki perusahaan bersama semua kekuatan manusianya. Akibatnya, manusia-manusia Indonesia di kantor-kantor bekerja keras melalui mind set bangsa lain. Hal ini sesungguhnya bisa merugikan dunia bisnis itu sendiri. Sebab, sampai kapan pun keunggulan kompetitif itu sulit diraih, karena kita berbisnis dengan memakai mind set bangsa lain.

Di masa-masa yang akan datang perilaku bisnis yang sukses itu adalah perilaku asli yang tumbuh dari kekuatan internal perusahaan. Saatnya perusahaan-perusahaan lokal mempercepat proses mengaslikan jati diri berbisnis dengan etika bisnis yang lebih santun, lebih jujur, lebih manusiawi, dan lebih Indonesia, agar dapat mempertahankan keunggulan kompetitif global. Jadi, perlu untuk melindungi, memanfaatkan dan meningkatkan aset-aset  tidak berwujud perusahaan lokal yang unik, terutama membangun integritas sumber daya manusia untuk menjadi kekuatan yang tak terkalakan oleh kekuatan bisnis luar. Sekian dulu ya, Pangestu, have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com