TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN

Pertanyaan

Mengapa seseorang harus memiliki toleransi saat keyakinan dirinya bertolak belakang dengan keyakinan orang yang harus ditoleransi itu?

Djajendra Menjawab

Setiap orang pasti menginginkan dirinya dan keluarganya untuk hidup dalam kedamaian dan keharmonisan yang saling menghargai, saling menghormati, saling memahami, serta saling menjaga hati untuk tidak saling menyakiti. Intinya, setiap orang itu butuh kenyamanan, keamanan, dan penghormatan terhadap harga dirinya di dalam pergaulan kehidupan sehari-hari. Tantangannya, setiap orang memiliki sistem keyakinan diri, logika berpikir, persepsi, dan kepercayaan hidup yang kadang-kadang bisa sangat bertolak belakang satu sama lainnya. Termasuk, nilai-nilai yang dipersepsikan secara berbeda dari sumber nilai-nilai budaya, adat istiadat, keyakinan, kepercayaan, dan lain sebagainya.

Bila setiap orang yang berbeda keyakinan dan kepercayaan ini saling mengklaim yang paling benar, tanpa memperhatikan harga diri dari orang lain; maka yang akan terjadi adalah kekacauan dan pertentangan yang membuat kehidupan siapa pun tidak akan pernah merasa aman, tidak pernah merasa nyaman, dan tidak pernah bisa hidup dalam keharmonisan bersama.  Oleh karena itu, dibutuhkan toleransi untuk saling menjaga hati, pikiran, dan ucapan; agar tidak menyinggung harga diri siapa pun melalui pelecehan atas keyakinan dan kepercayaan hidup orang lain.

Bila sudah merasa keyakinan diri bertolak belakang dengan keyakinan orang yang harus ditoleransi, maka biarlah hal yang bertolak belakang itu hidup di dalam diri sendiri, dan jangan pernah biarkan dia keluar dari dalam diri untuk merusak keharmonisan kehidupan yang mendamaikan hati semua orang. Sebab, bila hal – hal yang bertolak belakang itu mengisi ruang publik, maka janganlah pernah berharap perdamaian dan keadilan hidup dapat terwujud untuk siapa pun.

DJAJENDRA