MENCEGAH KONFLIK

Pertanyaan

Bagaimana cara mencegah konflik saat meeting dengan unit kerja lain?

Djajendra Menjawab

Cara yang paling efektif untuk mencegah konflik saat meeting adalah dengan memiliki tujuan pertemuan yang sangat jelas untuk semua pihak. Termasuk, kontribusi atau pelayanan yang diharapkan dari masing-masing pihak sudah harus ditulis secara terinci, dan diberikan sebagai tanggung jawab, untuk ditemukan solusi melalui pertemuan tersebut. Sehingga, setiap pihak di pertemuan tersebut perhatiannya sejak awal sudah difokuskan untuk berkontribusi kepada kewajiban masing-masing, tanpa boleh mengintervensi kewajiban dari unit kerja yang lain. Di samping itu, setiap peserta pertemuan secara kepribadian sudah harus memiliki kompetensi kecerdasan emosional, moral, etika, dan kepemimpinan diri sendiri yang unggul, agar dirinya bisa lebih menghindari konflik, dan bisa lebih persuasif dalam setiap proses komunikasi untuk menemukan solusi melalui meeting tersebut.

DJAJENDRA

Kenapa saya selalu dihantui rasa takut ketidakmampuan menafkahi isteri?

Pertanyaan

Kenapa saya selalu dihantui rasa takut ketidakmampuan menafkahi isteri, apa akibat dari ketakutan ini?

Djajendra Menjawab

Rasa takut itu muncul oleh kurangnya kepercayaan diri Anda untuk memenuhi tanggung jawab keuangan buat kebutuhan hidup Anda dan isteri. Bila rasa takut itu Anda biarkan tumbuh dan menjadi sangat berlebihan, maka akibatnya rasa takut itu akan melumpuhkan energi dan potensi Anda untuk menemukan sumber penghasilan terbaik. Oleh karena itu, jangan biarkan diri Anda menderita dan dihantui oleh rasa takut. Bergeraklah dan bertindaklah dalam disiplin diri untuk menemukan sumber penghasilan. Percayalah bahwa setiap orang itu telah memiliki rejekinya, yang diperlukan adalah sikap dan upaya secara terus-menerus, tanpa pernah mengenal menyerah, untuk menemukan atau mendapatkan sumber penghasilan buat mendukung kehidupan Anda dan isteri.

DJAJENDRA

MENGHINDARI BELENGGU MASA LALU

Pertanyaan

Bagaimana cara menghindari belenggu masa lalu, karena masa laluku membuat diriku sulit menjawab tantangan hari ini dan masa depan?

Djajendra Menjawab

Masa lalu adalah keadaan yang sudah terkubur bersama realitas kehidupan di saat itu. Dan sekarang Anda hidup untuk realitas hari ini, oleh karena itu, lakukan perubahan dan siapkan diri Anda untuk menjawab kebutuhan hidup Anda di hari ini dan hari esok.

Bila Anda masih terus hidup di masa lalu, maka hari ini dan hari esok akan menjadi hari-hari yang penuh kepalsuan. Sebab, Anda masih hidup untuk sesuatu yang telah lewat, padahal Anda harus menjawab tantangan kehidupan untuk hari ini dan masa depan Anda.

Cara melupakan masa lalu adalah dengan menyibukkan diri terhadap pekerjaan dan tanggung jawab kehidupan sehari-hari. Ciptakan rutinitas dan aktifitas yang membuat diri Anda seolah-olah sangat sibuk dengan pekerjaan yang produktif, serta jangan pernah memberikan waktu dan ruang untuk masa lalu, yang menyebabkan kepribadian dan daya tahan mental Anda melemah.

Masa lalu telah berlalu, dan sangatlah tidak cerdasnya diri kita bila mau membiarkan diri ini dijebak oleh masa lalu. Apalagi, bila masa lalu itu tidak membawa manfaat positif, malah menjadi beban mental yang memundurkan kemajuan diri dan daya tahan diri. Lupakan masa lalu dan fokuskan semua energi dan potensi diri untuk kehidupan hari ini dan hari esok yang lebih luar biasa.

DJAJENDRA

MENJALANKAN USAHA WARUNG

Pertanyaan

Menjalankan usaha warung dan rental playstesen di rumah, dan bersaing dengan tetangga. Bagaimana menyikapi kecemburuan persamaan usaha?

Djajendra Menjawab

Tetangga biasanya merupakan orang-orang terdekat dalam pergaulan sosial di lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, sangat diperlukan empati dan kesadaran untuk berperilaku agar kecemburan yang ada tidak menyebabkan konflik dengan tetangga. Jalankan usaha Anda sehari-hari dengan gairah, keyakinan, keberanian, kemauan yang tinggi. Tapi, tetaplah bersikap rendah hati dan selalu tersenyum baik kepada tetangga, walaupun mereka merasa cemburu dengan bisnis Anda.

Jangan pernah mempengaruhi pelanggan untuk tidak menggunakan produk atau jasa yang direntalkan oleh tetangga. Berkompetisilah secara beretika dalam jiwa besar untuk berbagi rejeki dengan orang-orang lain. Jangan menginginkan semua pelanggan untuk bisnis Anda sendiri. Tapi, lakukan pelayanan terbaik dengan mutu prima, dan selanjutnya, biarkan pelanggan sendiri yang memutuskan mau rental di tempat Anda atau di tempat tetangga Anda. Berbisnislah dengan hati dan logika untuk melayani orang lain dengan kualitas dan kepedulian yang tinggi.

Jadilah pebisnis yang berwawasan luas untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Untuk itu, sediakan waktu untuk melakukan penelitian pasar dan umpan balik dari para pelanggan tentang potensi lain yang bisa disinergikan atau dikolaborasikan dengan tetangga yang usahanya sama dengan Anda saat ini. Bila Anda mampu, maka tetangga-tetangga yang sekarang merasa tersaingi dan merasa cemburu oleh bisnis rental Anda, akan menjadikan Anda pemimpin informal dari bisnis dan kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi pemimpin masa depan dengan ide-ide yang menguntungkan buat orang-orang di sekeliling Anda.

DJAJENDRA

TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN

Pertanyaan

Mengapa seseorang harus memiliki toleransi saat keyakinan dirinya bertolak belakang dengan keyakinan orang yang harus ditoleransi itu?

Djajendra Menjawab

Setiap orang pasti menginginkan dirinya dan keluarganya untuk hidup dalam kedamaian dan keharmonisan yang saling menghargai, saling menghormati, saling memahami, serta saling menjaga hati untuk tidak saling menyakiti. Intinya, setiap orang itu butuh kenyamanan, keamanan, dan penghormatan terhadap harga dirinya di dalam pergaulan kehidupan sehari-hari. Tantangannya, setiap orang memiliki sistem keyakinan diri, logika berpikir, persepsi, dan kepercayaan hidup yang kadang-kadang bisa sangat bertolak belakang satu sama lainnya. Termasuk, nilai-nilai yang dipersepsikan secara berbeda dari sumber nilai-nilai budaya, adat istiadat, keyakinan, kepercayaan, dan lain sebagainya.

Bila setiap orang yang berbeda keyakinan dan kepercayaan ini saling mengklaim yang paling benar, tanpa memperhatikan harga diri dari orang lain; maka yang akan terjadi adalah kekacauan dan pertentangan yang membuat kehidupan siapa pun tidak akan pernah merasa aman, tidak pernah merasa nyaman, dan tidak pernah bisa hidup dalam keharmonisan bersama.  Oleh karena itu, dibutuhkan toleransi untuk saling menjaga hati, pikiran, dan ucapan; agar tidak menyinggung harga diri siapa pun melalui pelecehan atas keyakinan dan kepercayaan hidup orang lain.

Bila sudah merasa keyakinan diri bertolak belakang dengan keyakinan orang yang harus ditoleransi, maka biarlah hal yang bertolak belakang itu hidup di dalam diri sendiri, dan jangan pernah biarkan dia keluar dari dalam diri untuk merusak keharmonisan kehidupan yang mendamaikan hati semua orang. Sebab, bila hal – hal yang bertolak belakang itu mengisi ruang publik, maka janganlah pernah berharap perdamaian dan keadilan hidup dapat terwujud untuk siapa pun.

DJAJENDRA