MUNGKINKAH AKU BISA BAHAGIA DI KANTOR?

Pertanyaan.

Bos selalu meremehkan hasil kerjaku, juga selalu mencurigai diriku berbuat hal-hal yang merugikan perusahaan. Sebagai karyawan, aku merasa tidak bahagia dengan keadaan di kantor. Tapi, karena butuh gaji, aku terpaksa bertahan bekerja dengan perasaan tidak bahagia. Mungkinkah aku bisa bahagia di kantor?

Djajendra Menjawab

Anda telah memutuskan untuk bertahan di kantor, walau keadaan kantor membuat Anda tidak merasa bahagia. Anda terpaksa menerima keadaan karena Anda butuh gaji, berarti Anda sudah tidak punya banyak pilihan.

Keputusan untuk bertahan dan menjalankan realitas di tempat kerja merupakan sikap yang telah Anda tetapkan. Anda telah berani bersikap, dan keberanian bersikap itu harus diikuti dengan hati yang ikhlas untuk menjalani keputusan sikap Anda tanpa banyak berkeluh-kesah.

Sekarang, persoalan Anda adalah berurusan dengan bos yang suka merendahkan Anda. Untuk hal ini, Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat memperbaikinya melalui mindset Anda.

Mulailah dengan melakukan evaluasi dan interospeksi terhadap diri Anda secara total. Lalu, pertanyakan kepada diri sendiri, kenapa bos suka meremehkan hasil kerja Anda, dan suka mencurigai Anda.

Dalam kasus Anda ini, ada tiga persoalan inti yang harus Anda tuntaskan melalui integritas pribadi Anda, sebelum Anda menemukan kebahagiaan di tempat kerja; yaitu: kenapa Anda diremehkan, dicurigai, dan dianggap merugikan?

Sekarang, cobalah Anda bangun kesadaran diri, dan menjadi sangat jujur dengan diri sendiri; untuk melakukan evaluasi atas kenapa Anda diremehkan, dicurigai, dan dianggap merugikan.

Selanjutnya, cobalah yakinkan pikiran dan perasaan Anda bahwa bos Anda pasti membutuhkan Anda yang loyal dan berkualitas untuk membantu pekerjaannya. Oleh karena itu, bila Anda memiliki kualitas dan loyalitas yang tinggi untuk membantu perusahaan dan bos, maka Anda pasti disayangi dan dipercaya bos.

Untuk memiliki kualitas dan loyalitas seperti yang diinginakn oleh bos, Anda harus mau melakukan perubahan secara total terhadap diri Anda. Mulailah selangkah demi selangkah untuk memfokuskan semua energi Anda untuk menjadikan diri Anda sesuai harapan bos dan perusahaan.

Pelajari pengetahuan kecerdasan emosional, kalau Anda merasa sulit belajar sendiri, carilah mentor untuk membimbing Anda tentang cara dan teknik untuk mencerdaskan emosional Anda.

Miliki keyakinkan, kepercayaan, dan harapan bahwa bos Anda itu sangat sayang kepada Anda; dan untuk semua ketidakbahagiaan Anda saat ini di tempat kerja, pasti dapat Anda jadikan bahagia melalui kerja keras, yang diikuti dengan perubahan diri untuk kualitas dan loyalitas yang lebih terpercaya.

DJAJENDRA