JANGAN JATUH DALAM CINTA

“Jatuh Cinta Adalah Milik Perasaan Dan Bukan Milik Logika Atau Akal Sehat.” – Djajendra

Pertanyaan

“Pak, saya telah jatuh cinta kepada pria beristeri, dan saya tidak ikhlas melepaskannya. Apa yang harus saya lakukan?”

Djajendra Menjawab

Anda berhak memiliki cinta dari mana saja atau dari siapa saja, tapi Anda harus berhati-hati kalau membiarkan perasaan Anda ingin memiliki cinta milik orang lain.

Saran saya, Anda harus memutuskannya sendiri  tentang cinta Anda kepada pria beristeri setelah memahami lima langkah berikut:

Langkah pertama, Anda harus memiliki empati untuk memahami perasaan kecewa dari isteri orang yang Anda cintai itu.

Langkah kedua, coba miliki kesadaran diri untuk memahami emosi sakit hati yang mungkin mengguncang rumah tangga dari orang yang Anda cintai.

Langkah ketiga, Anda harus mampu meningkatkan kepekaan hati nurani Anda terhadap perasaan orang lain.

Langkah keempat, Anda harus belajar menghormati keutuhan dan keharmonisan rumah tangga orang lain.

Langkah kelima, jangan biarkan diri Anda terjatuh ke dalam jurang cinta, yang tidak membahagiakan, dan yang tidak membawa kedamaian untuk masa depan Anda.

Selanjutnya, masalah cinta dan jatuh cinta adalah urusan yang sangat pribadi. Sebab, jatuh cinta adalah milik perasaan dan bukan milik logika atau akal sehat. Soal perasaan yang paling mengerti dan memahami adalah yang punya perasaan itu. Oleh karena itu, hanya Anda yang bisa memutuskan sikap dari perasaan Anda itu. Tapi, jangan biarkan perasaan Anda bergerak bebas dan liar tanpa dilindungi oleh logika, etika, akal sehat, sikap baik, emosi yang cerdas, dan  moral yang bijak.

DJAJENDRA