KARYAWAN TIDAK LOYAL DAN TIDAK DISIPLIN

“Bila Karyawan Anda Tidak Disiplin, Disiplinkan Mereka. Bila Karyawan Anda Tidak Loyal, Loyalkan Mereka.” – Djajendra

Pertanyaan

Selamat sore dan salam kenal kepada Bpk. Djajendra, sebelumnnya sy ingin mengenalkan nama saya MA, jabatan manager disesuatu bengkel CBU (kendaraan Built-Up) di jakarta utara, sy sdh bekerja dibengkel baru 6 bulan tapi selama sy memimpin di bengkel banyak kesulitan dan rintangan untuk mengatur mekanik dan  divisi service karena sdh terbiasa di ajarkan tdk displin waktu dan tidak loyal kepada perusahaan yg dia bekerja sebelum saya yg memimpin, contoh waktu bel berbunyi waktunya pulang langsung beres2 dan langsung pergi gitu aja, sampai saya bingung dan terheran-heran kalau masalah uang insentif paling cepat ditanyakan, saya jadinya malas untuk brifing(meiting) bersama karyawan krn dari karyawannya tidak ada kemauan untuk meiting. saya benar dengar dari ngomongan karyawan yg lain katanya buat apa meiting tidak ada gunanya,sampai saya marah mendengarnya. Bpk Djajendra yang saya hormati, saya mohon saran dan petunjuknya.terima kasih

 

Djajendra Menjawab

Selamat malam Bpk MA, terima kasih untuk kepercayaannya bertanya kepada saya. Persoalan Pak MA terletak pada aspek komunikasi, koordinasi, kerja sama, etika, dan tanggung jawab. Persoalan ini telah sampai pada tahap konflik. Oleh karena itu, Pak MA harus melatih perasaan dan pikiran positif agar mampu melihat sisi positif dari setiap orang dengan bijaksana.

Saya percaya Pak MA pasti bisa mengatasi semua persoalan yang dihadapi saat ini. Untuk itu, pastikan Pak MA mampu berjiwa besar dan siap membuka hati untuk merangkul semua orang agar bisa meraih tujuan bersama di bengkel yang Bpk pimpin. Jangan pernah memusuhi orang-orang yang tidak disiplin dan tidak loyal, tapi perlihatkan sikap kepemimpinan yang tegas dan melayani bawahan sambil menegakkan disiplin, etika, aturan dan tanggung jawab.

Untuk tahap awal, cairkan suasana dengan cara mengajak semua karyawan Pak MA outing ke luar kota, buat outbound yang bisa mendekatkan semua orang dalam satu semangat kebersamaan. Pastikan perasaan dan pikiran Pak MA menyayangi semua bawahan, tidak boleh ada perasaan benci atau pun dendam.  Setelah itu, mulailah hari-hari baru di bengkel yang bapak pimpin dengan budaya kerja yang patuh pada disiplin, aturan, etika, dan kepemimpinan yang ada. Bila setelah semua kebaikan dari bapak MA tidak mendapatkan respons positif dari karyawan – karyawan tersebut, maka pak MA harus melakukan reformasi secara bertahap dengan cara merekrut orang baru dan mempersiapkannya untuk menjawab semua ketidakdisiplinan dan ketidakloyalan karyawan lama.

Sekian dan terima kasih.

Salam,

Djajendra