MENJADI MARKETING YANG BAGUS

“Kualitas Dari Seorang Penjual Akan Diuji Saat Penjual Berhubungan Dengan Pembeli. Bila Pembeli Menyukai Cara Penjual, Maka Penjual Boleh Tersenyum Bersama Kisah Sukses.” – Djajendra

Pertanyaan

Mas gmna ya menjadi marketing yang bagus yang bisa menuhin target perusahan? Apa yg harus saya lakukan ?terkadang saya masih mersa takut dan malu untuk menawarkn produknya,saya ingin jadi petarung – Arifsanjaya

DJAJENDRA MENJAWAB

Yth Arifsanjaya,

Terima kasih atas kepercayaan Anda untuk bertanya kepada saya. Untuk menjadi marketing yang bagus Anda harus memiliki tekad dan motivasi untuk memenuhi target yang diberikan kepada Anda. Untuk itu, setiap hari Anda harus mempersiapkan diri Anda dengan keterampilan dan kemampuan untuk memenangkan diri Anda dalam mendapatkan penjualan maksimal. Singkirkan perasaan takut dan malu dalam menawarkan produk yang Anda jual, dan segera ganti perasaan takut dan malu dengan perasaan bangga dan yakin untuk menjual produk bersama sikap optimistis yang tak kenal menyerah. Musuh terbesar Anda dalam penjualan adalah perasaan malu, takut, rendah diri, tidak yakin, kurang percaya diri, atau perasaan ragu pada produk yang Anda jual.

Jika Anda ingin menjadi marketing yang sukses tumbuhkan perasaan cinta Anda kepada pekerjaan marketing Anda. Jika Anda ingin meraih sukses luar biasa dalam penjualan, tumbuhkan perasaan optimis untuk mencari pelanggan sebanyak mungkin. Jika Anda ingin menjadi bintang dan bersinar bersama kejayaan dalam pekerjaan Anda, kembangkan potensi diri Anda bersama wawasan yang luas untuk menjadi marketing terbagus. Anda adalah apa yang Anda pikirkan, bila Anda berpikir dan bertindak seperti seorang penjual nomor satu, maka Anda pasti akan menjadi penjual nomor satu yang terbagus di tempat kerja Anda. Selamat mencoba.

Salam,

Djajendra

KARYAWAN TIDAK LOYAL DAN TIDAK DISIPLIN

“Bila Karyawan Anda Tidak Disiplin, Disiplinkan Mereka. Bila Karyawan Anda Tidak Loyal, Loyalkan Mereka.” – Djajendra

Pertanyaan

Selamat sore dan salam kenal kepada Bpk. Djajendra, sebelumnnya sy ingin mengenalkan nama saya MA, jabatan manager disesuatu bengkel CBU (kendaraan Built-Up) di jakarta utara, sy sdh bekerja dibengkel baru 6 bulan tapi selama sy memimpin di bengkel banyak kesulitan dan rintangan untuk mengatur mekanik dan  divisi service karena sdh terbiasa di ajarkan tdk displin waktu dan tidak loyal kepada perusahaan yg dia bekerja sebelum saya yg memimpin, contoh waktu bel berbunyi waktunya pulang langsung beres2 dan langsung pergi gitu aja, sampai saya bingung dan terheran-heran kalau masalah uang insentif paling cepat ditanyakan, saya jadinya malas untuk brifing(meiting) bersama karyawan krn dari karyawannya tidak ada kemauan untuk meiting. saya benar dengar dari ngomongan karyawan yg lain katanya buat apa meiting tidak ada gunanya,sampai saya marah mendengarnya. Bpk Djajendra yang saya hormati, saya mohon saran dan petunjuknya.terima kasih

 

Djajendra Menjawab

Selamat malam Bpk MA, terima kasih untuk kepercayaannya bertanya kepada saya. Persoalan Pak MA terletak pada aspek komunikasi, koordinasi, kerja sama, etika, dan tanggung jawab. Persoalan ini telah sampai pada tahap konflik. Oleh karena itu, Pak MA harus melatih perasaan dan pikiran positif agar mampu melihat sisi positif dari setiap orang dengan bijaksana.

Saya percaya Pak MA pasti bisa mengatasi semua persoalan yang dihadapi saat ini. Untuk itu, pastikan Pak MA mampu berjiwa besar dan siap membuka hati untuk merangkul semua orang agar bisa meraih tujuan bersama di bengkel yang Bpk pimpin. Jangan pernah memusuhi orang-orang yang tidak disiplin dan tidak loyal, tapi perlihatkan sikap kepemimpinan yang tegas dan melayani bawahan sambil menegakkan disiplin, etika, aturan dan tanggung jawab.

Untuk tahap awal, cairkan suasana dengan cara mengajak semua karyawan Pak MA outing ke luar kota, buat outbound yang bisa mendekatkan semua orang dalam satu semangat kebersamaan. Pastikan perasaan dan pikiran Pak MA menyayangi semua bawahan, tidak boleh ada perasaan benci atau pun dendam.  Setelah itu, mulailah hari-hari baru di bengkel yang bapak pimpin dengan budaya kerja yang patuh pada disiplin, aturan, etika, dan kepemimpinan yang ada. Bila setelah semua kebaikan dari bapak MA tidak mendapatkan respons positif dari karyawan – karyawan tersebut, maka pak MA harus melakukan reformasi secara bertahap dengan cara merekrut orang baru dan mempersiapkannya untuk menjawab semua ketidakdisiplinan dan ketidakloyalan karyawan lama.

Sekian dan terima kasih.

Salam,

Djajendra

Jangan Pernah Mencari Setitik Celah Untuk Menyalahkan Orang Tua Anda

Jangan Pernah Mencari Setitik Celah Untuk Menyalahkan Orang Tua Anda

Pertanyaan

Yth Pak Djajendra

Saya mempunyai masalah pribadi yang sampai saat ini belum bisa saya atasi. Dari kecil saya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, namun dalam hati ini saya selalu menyalahkan orangtua yang tidak bisa mempertahankan kepercayaan diri saya, malah mematahkan semangat dan kreatifitas saya saat itu.

Saya tidak bisa konsentrasi dan gugup saat presentasi atau tampil didepan mereka yang lebih berkompeten dari saya, ditambah lagi timbul perasaan mereka tau saya ini orangnya memang tidak berkompeten untuk tampil, padahal saya yakin bahwa saya bisa tapi seringkali saya kecewa pada diri sendiri kenapa gagal dengan keyakinan saya itu.

Tolong saya pak untuk membangkitkan lagi percaya diri saya yang dulu pernah ada, kalau ada terapi untuk memulihkannya saya ingin mengikuti. – Miss CRT

Djajendra Menjawab.

Yth. Miss. CRT

Terima kasih untuk kepercayaan Anda kepada saya.

Orang-orang yang mencintai orang tuanya dengan sepenuh hati dalam perasaan sayang, cinta, dan kepedulian yang luar biasa pasti akan dilindungi Tuhan dari segala cobaan hidup. Ayah dan Ibu Anda wajib Anda hormati dan layani di sepanjang kehidupan Anda. Jangan pernah mencari setitik celah untuk menyalahkan orang tua Anda. Sebab, sampai kapan pun seorang anak tidak mungkin bisa membalas budi baik orang tua. Hormati orang tua Anda dan berikan cinta sejati Anda kepada kedua orang tua Anda.

Anda di masa kecil telah memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Artinya, orang tua Anda telah menanamkan nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sekarang, Anda merasa suka menyalahkan orangtua yang tidak bisa mempertahankan kepercayaan diri Anda. Artinya, setelah dewasa Anda telah mencari nilai-nilai kehidupan Anda sendiri yang membuat Anda tidak percaya diri. Tetapi, kegagalan ini Anda limpahkan kepada orang tua Anda. Saya sangat yakin persoalan Anda ini lebih disebabkan oleh persepsi, komunikasi, logika berpikir, dan asumsi di antara Anda dengan orang tua Anda. Untuk itu, pertama maafkan diri Anda sendiri yang selama ini telah menyalahkan dan mencurigai orang tua Anda atas hilangnya semangat dan kreatifitas Anda. Kedua, pastikan Anda mulai hari ini juga mereformasi pikiran bawah sadar Anda dengan nilai-nilai kehidupan yang Anda inginkan. Anda adalah apa yang Anda rasakan dan pikirkan setiap detik.

Setiap orang dilahirkan untuk menjadi seperti yang dia inginkan. Bila Anda ingin tampil lebih profesional dan penuh percaya diri, maka berlatihlah siang dan malam dalam keyakinan diri Anda yang luar biasa untuk bisa tampil dengan lebih luar biasa. Yakinkan diri Anda bahwa Anda sangat berkompeten dengan semua hal yang Anda lakukan. Yakinkan diri Anda bahwa Anda dilahirkan untuk meraih semua hal terbaik atas kehidupan dan pekerjaan Anda. Yakinkan diri Anda bahwa orang tua Anda adalah maha guru yang telah mengajarkan Anda untuk selalu mempersiapkan diri menjadi yang terbaik dalam kehidupan Anda. Mulailah sejak detik ini juga berpikir positif dan berperasaan positif terhadap orang tua Anda, dan orang-orang lain di sekitar Anda.

Untuk membangkitkan lagi rasa percaya diri Anda yang dulu pernah ada. Pertama, Anda wajib menyadarkan diri Anda sendiri melalui perasaan cinta dan kepedulian untuk berjuang total meraih semua impian dan harapan Anda. Kedua, jangan pernah membiarkan potensi dan bakat Anda yang luar biasa diambil oleh perasaan ego dan emosi negatif Anda.

Guru yang tepat untuk terapi pemulihan masalah Anda adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, bertanyalah kepada sang guru yang ada di dalam hati nurani Anda untuk membuat Anda tampil lebih luar biasa dalam semua aspek kehidupan Anda.

Sekian dan terima kasih. Saya doakan Anda selalu sukses bersama kehidupan Anda yang luar biasa.

Salam,

Djajendra