Kecerdasan Emosional Untuk Punishment And Award

”Emosi Itu Tidak Berbentuk Dan Tidak Berukuran, Emosi Itu Sesuatu Yang Tercipta Dari Persepsi Indra. Jadi, Konsep Punishment And Award Mungkin Cocok Untuk Soal Disiplin Dan Tanggung Jawab, Tetapi Belum Tentu Cocok Untuk Urusan Kecerdasan Emosional.” – Djajendra

Pertanyaan ?

Yth Bpk Djajendra,

Bagaimana cara kita mendoktrin emosi karyawan, agar karyawan patuh pada punishment and award yang diterapkan perusahaan? Terima kasih, Rustam-Medan.

Djajendra Menjawab!

Emosi itu sesuatu yang tercipta dari persepsi indra. Bila emosi karyawan melihat punishment dan award sebagai sesuatu yang menguntungkan, sudah pasti Anda akan sukses mendoktrin emosi karyawan untuk patuh pada ketentuan punishment and award. Tetapi, bila karyawan merasa aturan punishment and award itu merugikan, maka pekerjaan doktrin Anda hanya menjadi sia-sia tanpa hasil. Artinya, Anda boleh-boleh saja mendoktrin emosi baik kepada mind set karyawan. Tetapi yang perlu Anda ingat, persoalan emosi adalah persoalan perasaan, dan persoalan perasaan sifatnya sangatlah pribadi dan individualis. Diperlukan integritas yang sangat tinggi dari perusahaan untuk bisa menyentuh level emosi karyawan. Bila perusahaan hanya sekedar mendoktrin tanpa integritas yang tinggi terhadap kemajuan karier si karyawan, maka iming-iming dan hukuman tidak akan bekerja dalam emosi. Jadi, konsep punishment and award mungkin cocok untuk soal disiplin dan tanggung jawab, belum tentu cocok untuk urusan mempengaruhi emosi.

Sekian dan terima kasih.