Segera Hapus Emosi Benci Anda!

Status: Published .2008-09-18 @ 22:47:19 by djajendra

Haris BerTanya?

Yth Bpk Djajendra,

Nama saya Haris, bekerja sebagai Corporate Secretary di sebuah perusahaan di Bekasi. Atasan saya orangnya miskin senyum, mudah tersinggung, dan selalu minta dilayani seperti seorang Raja. Semakin hari semakin saya benci dengan sikap atasan! Apa saran bapak buat saya? Terima kasih.

Djajendra Menjawab!

Pak Haris, perasaan benci Anda kepada atasan akan membuat karir Anda  sulit berkembang. Apalagi Anda adalah seorang corporate secretary, yang pastinya menjadi orang kepercayaan di pusat kepemimpinan perusahaan.

Sebagai corporate secretary yang profesional, Anda seharusnya memiliki sikap positif untuk memahami realitas atasan.

Berikut tips untuk Anda:

  1. Jangan biarkan emosi benci tumbuh dan berkembang dalam diri Anda.
  2. Jangan bekerja atas sikap negatif orang lain, tapi bekerjalah atas sikap positif Anda.
  3. Jadilah pribadi yang sabar, tegar, dan memahami kondisi emosi orang lain.

Perasaan benci yang ada di batin dan pikiran adalah racun yang sangat berbahaya, yang akan merusak semua potensi hebat Anda. Oleh karena itu, hapuslah semua perasaan benci; buang jauh-jauh semua perasaan benci; singkirkan semua benih-benih benci dari jiwa, raga, pikiran, dan kehidupan Anda.

Jadilah pribadi baik yang cerdas untuk memahami realitas yang ada di sekitar pekerjaan Anda.

Tetaplah kendalikan emosi Anda, dan selalu berpikir positif. Terima kasih.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Perlihatkan Loyalitas Pada Si Bos!

Status: Published . by djajendra @ 2008-06-22 – 15:48:32

Pertanyaan?

Duh, si bos menghambat karier saya.. kalau sudah begini, bagaimana ya solusinya?

Djajendra Menjawab!

Kalau si bos sudah mulai menghambat karier Anda, maka Anda harus mau bersabar diri untuk memahami sikap bos, dan harus memulai strategi komunikasi untuk meningkatkan hubungan Anda dengan si bos.
Bos yang cerdik pasti menginginkan pengaruhnya dari waktu ke waktu menjadi lebih kuat di tempat kerja. Dan, si bos jelas memerlukan loyalitas dan dukungan dari bawahan dan orang sekitarnya. Untuk itu, saatnya Anda bertindak memperlihatkan loyalitas dan integritas Anda kepada si bos. Jadi, mulai hari ini dengarkan, hormati, hargai, dan pahami semua kebutuhan si bos di kantor. Kembangkan dan lengkapi kompetensi diri Anda sesempurna mungkin, sehingga si bos tidak menutup mata melihat keseriusan Anda untuk membantu si bos menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabnya di kantor. Yang terpenting Anda harus mau berhubungan secara profesional dan penuh perhatian pada semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan bos pada Anda. Satu lagi, jangan sekali-kali melecehkan dan memperlihatkan sikap tidak suka pada si bos.

Tips untuk menjalani hobi dan pekerjaan sekaligus:

1. Latih, pelajari, dan kembangkan hobi Anda untuk dijadikan sebagai pekerjaan utama.

2. Miliki, cintai, dan beri perhatian penuh pada pekerjaan Anda, maka pekerjaan Anda tersebut secara otomatis akan menjadi hobi Anda.

3. Nikmati semua proses pekerjaan Anda secara total sebagai hobi yang menyenangkan, dan Anda pasti mampu menjalani hobi dan pekerjaan sekaligus.

4. Yakinlah pada diri sendiri bahwa hobi Anda dapat menjadi pekerjaan yang memberikan sukses tanpa batas buat karier Anda.

** Tulisan ini dibuat untuk Majalah Cosmopolitan

Untuk training/seminar silakan hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Bosan Dengan Pekerjaan

Status: Published . 2010-01-08 @ 06:59:29 by djajendra

“Anda Yang Mencintai Pekerjaan Tidak Akan Pernah Bosan Dan Anda Yang Tidak Mencintai Pekerjaan Akan Selalu Bosan.” – Djajendra

Deni BerTanya ?

Dear bapak djajendra,

Nama saya Deni, saya bekerja di bagian penjualan. Setiap hari saya harus menjalani rutinitas pekerjaan yang membosankan, tapi demi urusan perut saya terpaksa menjalani rutinitas pekerjaan saya dengan berat hati. Apakah bapak memiliki solusi untuk persoalan saya ini? Terima kasih untuk perhatiannya. Deni, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Deni,

Perasaan jenuh dalam pekerjaan adalah hal yang wajar dan sangat manusiawi. Tetapi, kalau Anda merasa pekerjaan Anda membosankan, maka ini adalah tanda bahwa Anda harus mulai memikirkan untuk menukar pekerjaan Anda dengan jenis pekerjaan yang benar-benar Anda sukai.
Anda mengatakan bahwa Anda terpaksa menjalani rutinitas pekerjaan Anda dengan berat hati. Kata-kata Anda ini menceritakan perasaan putus asa Anda terhadap pekerjaan dan kehidupan Anda. Oleh karena itu, Anda butuh istirahat dan merenungkan sejenak tentang pekerjaan dan kehidupan Anda. Miliki sikap yang jelas untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Dan, bila Anda masih dalam sikap ragu-ragu, Anda akan tetap berada dalam situasi seperti yang ada di hari ini.
Hidup ini harus dijalani dengan penuh perjuangan. Mungkin akan ada sejumlah rasa sakit di dalam setiap proses perjuangan menuju puncak sukses, tapi bila Anda memiliki tekad dan rajin untuk menjalani setiap proses hidup Anda dengan perasaan senang dan pikiran positif, Anda pasti akan mendapatkan hasil yang luar biasa buat karir dan kehidupan Anda.
Saya hanya bisa memotivasi pikiran, perasaan, dan logika Anda. Dan, hanya Anda seorang dirilah yang memiliki solusi untuk persoalan Anda ini.
Pastikan Anda memiliki visi yang terang dan jelas tentang karir dan kehidupan Anda. Lalu, teruslah berjuang! Tidak ada istilah berhenti di tengah jalan, tidak ada sifat takut dan malas, tidak ada alasan untuk hal apa pun. Teruslah berjuang hingga perasaan bosan Anda hilang untuk selama-lamanya.
Sekian dan terima kasih. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Mengembangkan Core Values Dalam Diri

Status: Published . 2010-01-15 @ 07:16:11 by djajendra

“Kita Bisa Melatih Jiwa Dan Masa Depan Kita Untuk Berkembang Ke Setiap Arah.” – Pierre Franckh, Law Of Resonance

Dear Bapak Djajendra,

Perkenalkan nama saya Kara, saya penikmat tulisan-tulisan pak Djajendra. Terima kasih untuk kebaikan bapak Djajendra dalam berbagi pengetahuan. Saya ada pertanyaan pak, bagaimana cara terbaik untuk mengembangkan core values dalam diri saya untuk kehidupan yang berkualitas? Mohon pencerahan dari bapak. Terima kasih, have a nice day! Kara, Australia.

Djajendra Menjawab!

Dear Kara,

Anda harus mengingat pesan bijak Laotse, “katakan padaku, dan aku akan melupakannya. Tunjukkan padaku, dan aku mungkin akan mengingatnya. Biarkan aku melakukannya, maka aku akan bisa.” Artinya, untuk mengembangkan core values yang sesuai dengan keinginan Anda, Anda tidak hanya cukup menuliskan dan mengafirmasikannya ke dalam diri Anda, tapi Anda harus melakukannya dan menjadikannya rutinitas dalam kehidupan Anda sehari-hari.
Core values yang sesuai dengan diri Anda adalah core values yang tidak bertentangan dengan suara hati Anda, dan yang tidak bertentangan dengan logika hidup Anda. Jadi, jangan pernah memaksakan nilai-nilai kehidupan yang secara alamia sulit Anda terima. Kenapa? Sebab, setiap manusia itu adalah unik dan memiliki nilai-nilai khusus yang mungkin tidak dimiliki oleh yang lain. Untuk itu, pahami nilai-nilai unik Anda yang positif, dan jadikan sebagai salah satu butir dari core values diri Anda. Sekian dan terima kasih, Kara. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Tidak Ada Kata Gagal Dalam Kreativitas

Status: Published. 2010-01-16 @ 07:59:43 by djajendra


“Definisi Kreativitas Menurut Saya Adalah Suka-Suka Perasaan Dan Pikiran Anda Untuk Menghasilkan Sesuatu Yang Baru Dalam Tujuan Yang Jelas.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Saya bekerja diperusahaan yang berorientasi kepada kreativitas. Saya bersama tim kreatif, selalu mengalami kegagalan untuk memenuhi target perusahaan. Sering sekali kreativitas kami tersumbat dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ada perasahaan jenuh, padahal kami tahu bahwa para pekerja kreatif tidak boleh berada dalam kejenuhan. Mohon pencerahan dari bapak. Terima kasih, Aldi T, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Aldi T,

Kreativitas dalam dunia bisnis merupakan proses untuk menemukan dan menciptakan sesuatu yang baru, bisa produk, jasa, dan lain sebagainya untuk meningkatkan penjualan dan sekaligus memperbesar pangsa pasar. Dalam perjalanan proses penemuan ini tidak ada istilah gagal, yang ada hanyalah menciptakan sebuah produk atau jasa yang memiliki daya jual yang tinggi. Jika Anda bersama tim merasa mengalami kegagalan untuk memenuhi target perusahaan, maka seharusnya Anda dan tim memiliki motivasi yang kuat untuk memunculkan perasaan ingin tahu, antusiasme, gairah, dan sikap positif untuk bekerja secara lebih kreatif buat membantu perusahaan Anda. Anda dan tim harus memiliki sifat ikhlas dari lubuk hati paling dalam untuk menjadi energi kreatif yang setiap saat memikirkan hal-hal baru yang luar biasa buat kemajuan perusahaan Anda. Bila kreativitas Anda tersumbat, jangan diam, tapi segeralah secara sadar membersihkan semua saluran tersumbat itu melalui kekuatan pikiran positif yang optimis untuk menciptakan hal-hal cemerlang buat perusahaan Anda. Sekian dan terima kasih, Aldi T. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Bila Direksi Kurang Berminat Pada Good Corporate Governance

Status: Published . 2010-01-20 @ 07:17:14 by djajendra

“Anda Tidak Mungkin Memaksakan Penerapan Good Corporate Governance Jika Para Direksi Anda Tidak Bersepakat Untuk Itu.” – Djajendra

Andhang Satria Bertanya?

Saya sekarang sedang menjalankan perusahaan yang bergabung di sebuah group company. Permasalahan saya adalah management group yang saya naungi sekarang menganut system management retail. Sedangkan saya lebih mengarah ke corporate governance perlahan namun pasti, saya mulai menerapkan system saya ke company ini. Tetapi banyak sekali kendala yang harus saya hadapi.
1. SDM yang belum siap (termasuk para direksi)
2. Pola pikir masih ke arah retail.
Para direksi tidak pernah berfikir untuk investasi jangka panjang mereka hanya berfikir bagaimana langkah berikutnya itu saja setelah permasalahan datang.
Pertanyaan: bagaimana saya harus bersikap pada perilaku para direksi yang menganut system retail tersebut?
Terkadang saya capek sendiri dengan gagasan yang saya sampaikan terkadang tidak cocok. Pada prinsipnya mereka setuju system coporate.Tapi mereka tidak mau mengerti proses untuk menjadi korporat. Mohon jawabanya terima kasih, Andhang Satria.

Djajendra Menjawab!

Dear Andhang Satria,

Sikap Anda untuk mengarahkan perusahaan Anda ke corporate governance adalah perbuatan yang sangat terpuji. Artinya, Anda begitu peduli untuk mengelola perusahaan Anda secara profesional dengan prinsip-prinsip good corporate governance. Seharusnyalah para direksi berterima kasih dan mendukung Anda untuk hal ini. Persoalannya, mereka tidak mendukung Anda. Percayalah bahwa para direksi tersebut bukannya tidak memahami maksud Anda, tapi mereka sangat pintar untuk mengikuti saran Anda. Para direksi Anda tersebut telah memiliki mind set yang sangat mengakar untuk membimbing bisnis, investasi, dan keuangan kelompok mereka melalui intuisi dan cara-cara unik mereka yang hebat. Hal ini sangat lumrah terjadi dalam praktik bisnis, setiap pendiri perusahaan selalu memiliki resep unik dalam pengelolahan perusahaan. Jadi, tidak selalu hal-hal normatif, teori, atau konsep produk akademik mau mereka terima untuk bisnis mereka.
Selama para stakeholder tidak menginginkan praktik corporate governance yang penuh etika dan integritas, maka semua kerja keras Anda hanya akan menjadi sia-sia.
Untuk mempersiapkan sdm yang bekerja dengan budaya good corporate governance tidaklah sulit, asal pimpinan tertinggi perusahaan mau membuat kebijakan untuk itu. Lalu, mau melatih dan mempersiapkan sdm nya untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good corporate governance.
Sikap Anda yang terbaik adalah memulai pelaksanaan good corporate governance dari diri Anda, dari unit kerja yang Anda pimpin, dari para staf langsung Anda. Buktikan kepada para direksi melalui cara kerja Anda bahwa corporate governance itu mampu membuat perusahaan lebih sukses.
Jangan paksa para direksi untuk menerima sesuatu hal yang tidak mereka sukai. Bila mereka merasa terganggu dengan kehadiran Anda, mereka akan mencari-cari alasan untuk menyingkirkan Anda dari perusahaan mereka. Sekian dan terima kasih. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Hanya Perasaan Dan Pikiran Positif Yang Boleh Menemani Anda

Status: Published . 2010-01-22 @ 06:50:29 by djajendra

“Jangan Sekali-Kali Mencari Seribu Satu Alasan Untuk Membiarkan Diri Anda Hidup Bersama Perasaan Dan Pikiran Negatif.” – Djajendra

Dear Pak Djajendra,

Ketika merasa gagal dan sulit bangkit dari ketertinggalan untuk mengejar sukses yang diinginkan. Ketika sudah berupaya berbagai cara, tapi masih juga sulit memahami kehidupan ini. Apa yang harus dilakukan? mohon pencerahannya! Sonia JCT, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Sonia JCT,

Ketika Anda merasa gagal dan sulit bangkit, berhentilah dari rutinitas persoalan kehidupan untuk sementara waktu, lalu masuki ruang perenungan, dan konsentrasikan diri Anda kepada kehidupan di hari ini. Fokuskan perasaan dan pikiran Anda kepada semua hal-hal yang menguntungkan dan menyenangkan hidup Anda. Hanya hal-hal terbaik saja yang boleh Anda ingat di dalam ruang perenungan Anda. Hanya hal-hal yang membahagiakan diri Anda saja yang boleh Anda rasakan di ruang perenungan Anda. Hanya perasaan menang dan perasaan syukur atas segala kebaikan Tuhan kepada Anda yang boleh Anda pikirkan di ruang perenungan Anda. Hanya perasaan baik dan pikiran positif yang boleh menemani Anda di ruang perenungan.
Ingat! Jangan pernah melihat persoalan dan kesulitan di ruang perenungan, tapi lihatlah segala kebaikan yang diberikan kehidupan kepada Anda. Jangan sekali-kali mencari seribu satu alasan untuk membiarkan diri Anda hidup bersama perasaan dan pikiran negatif.
Selanjutnya, pahamilah bahwa kehidupan ini adalah sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan buat Anda. Lalu, jadikan diri Anda sebagai sang perubahan yang selalu mau melakukan perubahan-perubahan secara kreatif untuk kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera.
Lihatlah disekeliling Anda, lihatlah perilaku orang-orang sukses, dan jadikan diri Anda sebagai pribadi optimis yang selalu berjuang bersama kerja keras untuk mewujudkan semua harapan dan mimpi-mimpi hidup Anda.
Jika ada persoalan dalam hidup Anda, temukan cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, jadilah pribadi yang selalu melihat semua hal dari pikiran positif dan perasaan syukur, atas segala kebaikan yang Anda terima dari kehidupan yang luar biasa ini. Sekian dan terima kasih, have a great day!

Pensiun Dini Dan Menjadi Pengusaha

Status: Published. 2010-01-25 @ 05:56:01 by djajendra

“Jadilah Seorang Investor, Jangan Berspekulasi, Tapi Lakukan Investasi.” – Djajendra


Yth Bapak Djajendra,

Perkenalkan nama saya Tri Dini Suwarna , usia 46 tahun, baru saja mengambil pensiun dini dari tempat kerja saya. Saya mempertimbangkan untuk membuka sebuah usaha kecil di bidang industry makanan. Mohon pencerahan dari bapak, apa langkah awal yang harus saya lakukan, dan bagaimana mengembangkan bisnis kecil saya tersebut? Terima kasih, Tri Dini Suwarna

Djajendra Menjawab!

Dear Tri Dini Suwarna,

Memulai sebuah usaha haruslah dimulai dari sebuah visi yang diperjelas melalui misi, strategi, dan nilai-nilai perjuangan untuk menjadikan usaha Anda membesar.

Sebagai pemilik usaha baru, Anda harus pintar mengalokasikan modal usaha Anda untuk aset dan pengeluaran yang rendah risiko, serta berhitung secara tepat untuk mengembangkan bisnis Anda buat masa depan. Lalu, jadilah seorang investor, jangan berspekulasi, tapi lakukan investasi. Lakukan pengeluaran awal Anda untuk mendapatkan investasi yang menguntungkan.

Berikut ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk merawat dan mengembangkan usaha Anda:

1. Tentukan investasi awal yang seminimum mungkin untuk menjalankan usaha Anda.

2. Proyeksikan arus kas atau cash flow yang terbaik buat memperlancar bisnis Anda.

3. Tentukan besaran keuntungan yang realistis dari hasil investasi awal Anda.

4. Selalu tekun untuk menggarap pasar-pasar baru buat meningkatkan omset penjualan.

5. Selalu kreatif untuk menciptakan nilai bisnis dengan manfaat masa depan yang melebihi investasi awal Anda.

6. Selalu bekerja dengan manajemen risiko yang terkalkulasi secara bijak dan cerdas.

7. Menjadi seorang pebisnis yang tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai krisis apa pun.

Sekian dan terima kasih, semoga usaha Anda lancar dan menjadi raksasa yang kuat. Have a great day!

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Klien Banyak, Usaha Lancar, Uang Mengalir, Tapi Keuntungan Tidak Terlihat!

Status: Published. 2010-01-28 @ 11:43:58 by djajendra

“Reaksi Dari Manajemen Yang Lemah Terhadap Operasi Yang Lemah Sering Kali Adalah Akunting Yang Lemah.” –Warren Buffett


Pertanyaan?

Bisa minta saran untuk pengaturan keuangan perusahaan, bentuk usaha kita advertising. Selama ini uang hanya mengalir begitu saja, padahal kita banyak klien,tapi keuntungan tidak terlihat. Tolong masukannya! – Lukmanul Hakim

Djajendra Menjawab!

Apa yang Anda ceritakan di atas menunjukkan bahwa Anda menjalankan usaha dengan cara yang tidak efektif. Kenapa saya bilang tidak efektif? Karena, jelas sekali Anda sukses bersama usaha Anda. Hal ini terlihat dari klien Anda yang banyak, dan uang juga mengalir ke bisnis Anda. Persoalannya, Anda merasa uang mengalir begitu saja, keuntungannya tidak terlihat. Artinya, ada persoalan di efektivitas dan efisiensi usaha. Coba Anda evaluasi kembali model bisnis Anda dan biaya- biaya yang Anda keluarkan selama ini. Termasuk, hitung kembali harga pokok produk atau jasa Anda secara benar. Sebab, mungkin saja ada hal-hal yang bila Anda perbaiki di model bisnis, biaya, dan harga pokok, akan membantu usaha Anda untuk memperlihatkan keuntungannya.

Berikut beberapa tips untuk bisnis Anda:

1. Beri pencerahan untuk tim Anda agar mampu mengelola waktu seefektif mungkin, dan fokus untuk mencari keuntungan.

2. Kelola cash flow seefektif mungkin. Jangan boros dalam pengeluaran, prioritaskan pada pengeluaran yang penting.

3. Pastikan semua orang berkontribusi secara efektif dalam pekerjaan.

4. Bekerjalah untuk menjadi besar. Untuk itu, miliki visi dan strategi yang jelas untuk membesarkan usaha Anda. Sisihkan sebagian dari keuntungan untuk tujuan membesarkan usaha Anda.

5. Pastikan Anda menyusun prioritas bisnis Anda dengan tepat dan mencari nilai tambah bisnis. Ingat! Bisnis berarti mencari nilai tambah untuk memperbesar usaha dan pangsa pasar.

6. Bangunlah budaya kerja yang terbiasa untuk melakukan penghematan di semua aspek kerja.

Sekian dan terima kasih.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com